Pages Navigation Menu

Aqsha Medika Group adalah Produsen sekaligus Distributor Penyalur Alat Kesehatan - Alat Medis- Furniture Rumah Sakit & Kantor - Alat Peraga Kesehatan dan Pendidikan - Produk DAK BKKBN - Peralatan dan Reagensia Laboratorium - Film Rontgen dan Alat Rontgen Radiologi - Peralatan Kebutuhan Apotek Farmasi Rumah Sakit - Puskesmas dan Klinik. Hubungi Kami : Kontak Person : Tn. Fadel Aqsha Ramadhan, HP (WhatsApp) : 082254825710 - 082253087262, Email : aqshamedika@gmail.com

Berita Tentang Flakka dan PCC | Pengguna Narkoba Semakin Memprihatinkan Di Negara Kita

Posted by on Sep 29, 2017 in Flakka dan PCC Narkotika Jenis Baru, Reagensia dan Rapid Test, Tes Narkoba | 0 comments

Berita pengguna narkoba dan zat adiktif semakin memprihatinkan dinegara ini, Indonesia menjadi ladang yang subur dan strategis bagi para sindikat pengedar barang terlarang tersebut. Baru-baru ini tersebar berita seorang anak jalanan yang diberikan pil dari sebuah mobil warna merah yang berhenti di prapatan lampu merah dan setelah anak tersebut meminumnya, anak tersebut mulai berlaku aneh akibat dari pengaruh obat yang diberikan.

Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat dan kemudian anak tersebut ditangani, setelah mulai sedikit sadar anak tersebut di interogasi dan ternyata didapat bahwa obat yang dikonsumsi tersebut adalah sejenis obat untuk para penderita jantung dan rematik untuk orang dewasa yang disebut dengan nama PCC.

Obat tersebut menurut informasi yang diketahui hanya untuk dipergunakan bagi penderita sakit jantung dan rematik namun apabila obat tersebut dipergunakan dalam dosis yang melebihi akan berakibat pada efek yang tidak wajar, apalagi dikonsumsi oleh anak-anak dibawah umur dan remaja.

Di saat sekarang ini banyak sekali prilaku orang yang nekad yang mencari sesuatu hal yang berbahaya bagi orang lain untuk mengeruk keuntungan pribadi tanpa berfikir akan akibat yang disebabkan yang akan merugikan orang banyak. Mulai dari minuman oplosan yang banyak merenggut nyawa, sampai pada penyalah gunaan obat-obatan dengan berbagai cara diracik dan diramu untuk menjadi obat-obatan terlarang untuk dijual dan dikonsumsi.

Informasi yang lebih parah lagi adalah adanya narkoba jenis baru yang dinamakan Flakka yang diperkirakan jauh lebih berbahaya dibandingkan narkoba yang ada dan sudah beredar saat ini yang penggunanya berlaku seperti zombie (mayat hidup) juga mulai mengancam keselamatan generasi-generasi bangsa ini apabila sampai masuk ke Indonesia.

Dari pihak Dinas Kesehatan sendiri saat ini sudah mengeluarkan edaran PERMENKES tentang tata cara penyimpanan obat-obatan jenis narkotika dan psikotropika di apotek farmasi Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik untuk menyediakan lemari khusus obat-obatan jenis narkotika dan psikotropika agar Apotek dan Farmasi tidak sembarangan dalam mengeluarkan obat-obatan dan harus dalam pengawasan yang benar agar tidak terjadi penyalahgunaan obat-obatan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin mengeruk keuntungan diatas penderitaan orang lain.

Pengawasan yang ketat dan hukum yang berat tidak membuat para bandar dan pengedar narkoba ini jera, mereka tetap datang sendiri ataupun melalui kurirnya untuk memasarkan barang haram tersebut dan meracuni generasi-generasi bangsa ini dari berbagai kalangan masyarakat yang sebagian besar belum memahami akan dampak bahaya dari mengkonsumsi barang haram tersebut yang dapat mengakibatkan meningkatnya tingkat kejahatan, meningkatnya penyakit menular dan berbahaya serta merusak perekonomian keluarga dan yang paling parahnya adalah berujung pada kematian.

Peran aparatur negara sepertinya masih kurang maksimal dan dukungan masyarakat masih belum bisa membantu mempermudah pemerintah kita untuk melawan kejahatan yang dapat mengakibatkan rusaknya mental-mental bangsa kita.

Hal ini terlihat dari berita-berita dimana kalangan-kalangan yang sering menjadi incaran para penjahat kriminal obat-obatan terlarang tersebut yang banyak didominasi dari kalangan artis, pejabat negara, mahasiswa, sampai pada anak-anak dibawah umur.

Kejahatan narkoba ini sudah tidak pandang bulu, bentuk dari lemahnya persatuan dan kesatuan serta masih lemahnya sistim pertahanan dan keamanan negara kita yang meliputi pengembangan ilmu dan teknologi dalam mengantisipasi berbagai ancaman keamanan negara.

Banyak anak-anak negeri ini yang pintar yang dapat membantu peningkatan nilai-nilai pertahanan negara kita, namun tingkat penghargaan negara kita masih sangatlah kurang dan pemerintah tidak jeli akan potensi-potensi putra-putri bangsa yang sanggup mengembangkan tingkat pertahanan negara ini namun tidak mendapatkan dukungan dan penghargaan yang sesuai, yang pada akhirnya mereka malah banyak yang berprestasi di luar negeri dan bahkan bekerja diluar negeri membantu negara-negara lain untuk mengembangkan tingkat pertahanan negara tersebut ketimbang di negeri sendiri karena merasa tidak dihargai.

Setidaknya untuk menjadi bahan pertimbangan bahwa kekuatan keamanan negara ini tergantung bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi yang bisa didapat dari putra-putri bangsa kita sendiri.

Kerjasama antara pihak BNN, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas KomInfo, Dinas Kesehatan sampai pada Penegak Hukum mulai dari Jaksa, Hakim, Pengacara dan Petugas Lapas adalah sangat dibutuhkan untuk dapat saling berkolaborasi dan bekerjasama agar supaya kejahatan Narkoba dapat diberantas dan generasi bangsa dapat terselamatkan.

Mari kita semua bersatu, dari semua kalangan bahu-membahu melawan kejahatan narkoba “Katakan TIDAK pada NARKOBA“. Selamatkan Generasi-Generasi Bangsa “SAY NO TO DRUGS“. MERDEKA

Artikel : by. M. Fadel Aqsha Ramadhan

Read More

IODIUM TEST – YODIUM TEST | Reagen Pemeriksaan Kadar Iodium/ Yodium Dalam Garam

Posted by on Jul 24, 2017 in Iodium Test, Reagen Iodium Tes, Reagensia dan Rapid Test | 0 comments

Aqsha Medika Groups adalah Distributor Utama Pengadaan Reagensia Diagnostics dan Rapid Test Laboratorium Klinik Rumah Sakit dan Puskesmas. Aqsha Medika Groups juga menyediakan Reagen pemeriksaan kadar yodium/ iodium dalam garam dengan spesifikasi sebagai berikut :

IODIUM TEST AQSHA MEDIKA GROUPS @ 10ml

IODIUM TEST/ YODIUM TEST
Jual Reagen Iodium Tes/ Uji Garam Beryodium
Pemesanan Hubungi :
AQSHA MEDIKA GROUPS
Kantor : 0213912905 / 0213912902
Mobile (WhatsApp) : 082254825710 – 082253087262,

Pemeriksaan Iodium/ Yodium Tes

Reagen :
– Iodium

Cara Pemeriksaan :
– Ambil satu sendok kecil garam contoh
– Teteskan Reagen Iodium satu tetes
– Amati perubahan warna yang terjadi

Pembacaan :
– Apabila tidak berwarna berarti garam tidak mengandung iodium ( 0 ppm) .
– Bila berwarna biru ungu seperti dibawah ini berarti garam mengandung iodium kurang lebih 30 ppm.

MANFAAT GARAM BERYODIUM/ IODIUM

Yodium/ Iodium bermanfaat untuk memicu pertumbuhan otak, menyehatkan kelenjar tiroid, menyehatkan proses tumbuh kembang janin, mencerdaskan otak, dsb.
Kekurangan Yodium/ Iodium mengakibatkan penyakit gondok, keterbelakangan mental, bayi lahir cacat, anak kurang cerdas, keguguran pada ibu hamil, dsb.
Para pakar gizi menganjurkan untuk mengkon-sumsi setidaknya 6 gram atau 1 sendok teh garam perhari. Atau, jika Anda termasuk orang yang memiliki keringat berlebih, dianjurkan untuk menambah 2 sendok teh perhari.
Bagaimana jika harus mengurangi makanan bergaram? Memang, tidak semua orang boleh mengkonsumsi banyak garam. Caranya, ganti dengan makanan yang berasal dari laut seperti ikan laut, udang, atau rumput laut.
Pastikan dapur Anda memiliki garam beryodium yang sesuai dengan standar. Saat membeli garam, pilihlah garam dengan label “ beryodium” yang mengandung yodium minimal 30-80 ppm. Jangan lupa, belilah garam yang memiliki nomor MD atau SP dari BPOM.
Garam yang baik adalah garam yang bersih, berwarna putih, kering, dan tidak lembab. Untuk menyimpannya, simpanlah pada wadah khusus garam, dan setiap kali pemakaian ambilah dengan sendok yang kering dan segera tutup kembali.
Dan, tahukah Anda, bahwa merebus tanpa menutup akan mengakibatkan kadar yodium hilang sampai dengan 50% . Sedangkan menggoreng dan memanggang akan mengakibatkan yodium hilang 25-35% . Agar kadar yodium tidak terlalu banyak hilang, saat memasak, tutuplah panci. Atau, bubuhkan garam setelah Anda mengangkat masakan dari tungku.

Gangguan Akibat Kurang Iodium/ Yodium

GAKY merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan retardasi mental, namun sebelumnya sangat mudah di cegah. Penyakit ini bisa disebut defisiensi yodium atau kekurangan yodium. Penyakit ini sangat sedikit diketahui oleh masyarakat dan mungkin masih merupakan problem yang ditelantarkan.
Dari hasil penelitian pada anak, maka pengertian tentang kekurangan yodium sudah jauh dari hanya menyebabkan gondok saja. yakni mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk perkembangan otaknya, sehingga istilahnya saat ini disebut sebagai “ Gangguan Akibat Kekurangan Yodium/ Iodium” atau disingkat GAKY.

Ekologi Kekurangan Iodium/ Yodium

Iodium/ Yodium yang berada di tanah dan lautan dalam bentuk yodida. Ion yodida dioksidasi oleh sinar matahari menjadi elemen yodium yang sangat mudah menguap, sehingga setiap tahun kira-kira 400.000 ton yodium hilang dari permukaan laut. Kadar yodium dalam air laut kira-kira 50 mikrogram/ liter, di udara kira-kira 0, 7 mikrogram/ meter kubik.
Iodium/ Yodium yang berada dalam atmosfir akan kembali ke tanah melalui hujan, dengan kadar dalam rentang 1, 8-8, 5 mikrogram/ liter. Siklus yodium tersebut terus berlangsung selama ini.
Kembalinya Iodium/ Yodium ke tanah sangat lambat dan dalam jumlah sedikit dibandingkan saat lepasnya. proses ini akan berulang terus menerus sehingga tanah yang kekurangan Iodium/ Yodium tersebut akan terus berkurang kadar yodiumnya. Akibatnya, populasi manusia dan hewan didaerah tersebut yang sepenuhnya tergantung pada makanan yang tumbuh di daerah tersebut akan menjadi kekurangan Yodium.
Melihat hal tersebut maka sangat banyak populasi di Asia yang menderita kekurangan yodium berat karena mereka hidup dalam sistem mencari nafkah dengan bertani di daerah gunung atau lembah.
Kekurangan Iodium/ Yodium akan menimpa populasi di daerah tersebut yang dalam makanannya tidak ada suplemen yodiumnya atau atau tidak ada penganekaragaman dalam makanannya dengan makanan dari daerah lain yang tidak kekurangan yodium.

Akibat Kekurangan Iodium/ Yodium

Istilah GAKY menggambarkan dimensi baru dari pengertian spektrum kekurangan yodium. Berakibat sangat luas dan buruk pada janin bayi baru lahir, anak dan remaja serta orang dewasa dalam populasi yang kekurangan Iodium/ Yodium tersebut. Akibat hal itu dapat dikoreksi dengan pemberian yodium.

Kebutuhan Iodium/ Yodium

Kebutuhan Iodium/ Yodium setiap hari dalam makanan yang dianjurkan saat ini adalah :
– 50 mikrogram untuk bayi ( 2 bulan pertama)
– 90 mikrogram untuk anak ( usia 2-6 tahun)
– 120 mikrogram untuk anak usia sekoah ( 7-12 tahun)
– 150 mikrogram untuk dewasa ( di atas usia 12 tahun)
– 200 mikrogram untuk ibu hamil dan menyusui

Ada beberapa pendapat yang salah dan kenyataannya berbeda. Pendapat yang salah, misalnya, garam beryodium dapat mengobati GAKY seperti kretin, namun kenyataannya GAKY tidak dapat diobati kecuali hanya dicegah. Juga pendapat yang salah, bahwa mengkonsumsi yodium sangat berbahaya, kenyatannya mengkonsumsi yodium, melalui garam beryodium dalam jangka lama tidak berbahaya.

Pemecahan Masalah

Pemecahan masalah sebenarnya sangat sederhana, berikan satu sendok yodium pada setiap orang yang membutuhkan, dan terus menerus. Karena yodium tidak disimpan oleh tubuh dalam waktu lama, dan hanya dibutuhkan dalam jumlah sedikit sehingga harus berlangsung terus menerus.

Untuk informasi harga jual, brosur dan spesifikasi Reagen Pemeriksaan Kadar Iodium/ Yodium Dalam Garam/ Alat Uji Garam Beryodium/ Iodine Tes dapat dipesan melalui :

Kontak Person : M. Fadel Aqsha R,
Mobile (WhatsApp) : 082254825710 – 082253087262,
Email : aqshamedika@gmail.com,
Twitter : https://twitter.com/AqshaMedika,
Facebook : https://facebook.com/aqsha.medika.9

 

Read More
The Hand-Bon