Pages Navigation Menu

Aqsha Medika Group adalah Produsen sekaligus Distributor Penyalur Alat Kesehatan - Alat Medis- Furniture Rumah Sakit & Kantor - Alat Peraga Kesehatan dan Pendidikan - Produk DAK BKKBN - Peralatan dan Reagensia Laboratorium - Film Rontgen dan Alat Rontgen Radiologi - Peralatan Kebutuhan Apotek Farmasi Rumah Sakit - Puskesmas dan Klinik. Hubungi Kami : Kontak Person : Tn. Fadel Aqsha Ramadhan, HP (WhatsApp) : 082254825710 - 082253087262, Email : aqshamedika@gmail.com

Most Recent Articles

Phantom Lesi Serviks Model DP-CL6611 “Aqsha Medika”

Posted by on Oct 24, 2017 in Phantom Lesi Serviks Model DP-CL6611 | 0 comments

Lesi adalah istilah kedokteran untuk merujuk pada keadaan jaringan yang abnormal pada tubuh. Hal ini dapat terjadi karena proses beberapa penyakit seperti trauma fisik, kimiawi, dan elektris; infeksi, masalah metabolisme, dan otoimun.

Pemeriksaan Pap Smear adalah pemeriksaan untuk mengetahui perkembangan sel pra kanker agar dapat dicegah dan sembuhkan sedari dini. Dari hasil pemeriksaan Pap Smear  bisa diketahui apakah sel-sel leher rahim tampak normal atau sudah menunjukkan tanda-tanda tidak normal.

Phantom Model Lesi Serviks DP-CL6611 Aqsha Medika adalah boneka manekin alat peraga kesehatan untuk pelatihan keterampilan pemeriksaan untuk pengetahuan tentang model lesi serviks dengan berbagai bentuk dengan kriteria jenis penyakit yang berbeda.

PHANTOM MODEL LESI SERVIKS
DP-CL6611
Fitur:
– Menunjukkan 2 serviks normal, 6 lesi serviks
– Multipara, nullipara, laserasi linier, sariawan purulen akut, kanker, polip, kelenjar serviks yang terinfeksi (folikel), kista
– Observasi, diagnosis lesi serviks

Beberapa tes untuk mendeteksi Kanker Serviks:

  • Tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) Tes IVA merupakan salah satu pemeriksaan dini untuk mendeteksi kanker serviks yang sangat mudah dilakukan. …

  • Tes Pap (Pap Smear) …

  • Tes LBC (Liquid Based Cytology)/(Pemeriksaan sel berbasis cairan) …

  • Tes HPV.

Aqsha Medika Group ~ General trade Online adalah Produsen Pengrajin dan Importir serta Distributor Indonesia untuk Phantom Alat Peraga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Jurusan Kebidanan (AKBID), Keperawatan (AKPER), Analis Kesehatan (AAK), Perawatan Gigi, Kesehatan Lingkungan (KESLING), Elektromedik (APRO) di Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan (POLTEKKES KEMENKES) dan Fakultas Kedokteran.

Untuk pemesanan, penawaran harga jual, brosur dan spesifikasi Phantom Alat Peraga Kesehatan merek Aqsha Medika, DuPo Healthcare, Doctor Medicinae, General Doctor, Leardal, 3B, Gaumar, Amstrong, Prestan, Vimetecsa dan My-Life silahkan menghubungi :

Kontak Person : Tn. Fadel Aqsha R,
Mobilephone (WhatsApp) : 082254825710 / 082253087262,
Telpon kantor : 0213912905,
Email : aqshamedika@gmail.com
Twitter :

Website :
http://www.aqshamedika.com

 

 

Read More

Kursi Sofa Bed Medis Pasien Klinik Rumah Sakit dan Puskesmas | Kursi Hemodialisa – Kursi Donor Darah – Kursi Phlebotomy

Posted by on Oct 9, 2017 in Universal Sofa Bed Medical Chair | 0 comments

Kursi Sofa Bed Medis Pasien Klinik dan Rumah Sakit Universal adalah Kursi multifungsi yang dapat dipergunakan untuk pasien hamodialisa (cuci darah), donor darah (transfusi darah) dan phlebotomy (pengambilan sampel darah) di laboratorium Klinik, Rumah Sakit dan PMI.

Kursi ini di design untuk kemudahan dan kenyamanan pasien agak tidak merasakan capek dan jenuh selama proses cuci darah atau donor darah berlangsung dikarenakan selama proses hemodialisa dan transfusi darah memakan waktu yang cukup lama.

Kursi Sofa Bed Medis ini dibuat dari bahan busa yang lembut dan latex yang sejuk dan nyaman dengan rangka dari bahan stainless steel yang tidak mudah berkarat. Sisi kiri dan kanan kursi ini dilengkapi dengan penahan lengan statis ditambah tempat gelas untuk minum, selain itu fasilitas yang lainnya adalah tiang untuk layar monitor LCD Televisi dengan model touch screen atau remote control yang bisa ditambah dengan fasilitas headphone atau headset. Tambahan lainnya adalah foot step untuk naik ke atas kursi sofa bed medis.

PT. Aqsha Medika Group adalah produsen pemasok produk Kursi Sofa Bed Universal untuk Kursi Hemodialisa (Cuci Darah), Kursi Transfusi Darah (Donor Darah) , Kursi Phlebotomy (Kursi Ambil Sampel Darah) untuk di Laboratorium Klinik Rumah Sakit, Puskesmas dan Medical Center dengan harga murah dan terbaik kualitasnya.

Selain itu juga kami adalah produsen sekaligus distributor produk-produk furniture rumah sakit seperti : Bed Pasien Manual dan Elektrik, Lemari Obat, Lemari Instrument, Lemari Narkotika Psikotropika, Lemari Alokon BKKBN, Lemari Asam, Trolley Obat, Trolley Instrument, Food Trolley, Trolley Emergency, Trolley Loundry, Trolley USG, Trolley EKG, Brankar Pasien, Brankar Ambulance, Kursi Obgyn BedKursi Tunggu PasienKursi Roda, Meja Periksa, Meja Resusitasi, Meja Mayo, Meja Rontgen, Soundproof Chamber, Scrub Zink Station, X-ray Viewer, Snellen Chart, Keranda Mayat, Kulkas Mayat, Lampu Periksa, dan lain-lain baik dari bahan Plat dan Pipa Baja maupun Stainless Steel maupun Bahan Kayu Polywood dengan harga murah dan kualitas terbaik.

Untuk informasi produk, brosur dan harga jual produk furniture rumah sakit Kursi Sofa Bed Pasien Medis Rumah Sakit sebagai kursi hemodialisa (cuci darah), kursi transfusi darah (donor darah), dan kursi phlebotomy (sampling darah) laboratorium klinik, silahkan menghubungi :

Kontak Person: Tn. M. Fadel Aqsha R,
Telpon Kantor : 0213912905,
Mobilephone (WhatsApp) :
082254825710 / 082253087262,
Email :
aqshamedika@gmail.com,
Twitter :
https://twitter.com/AqshaMedika,
Facebook :
https://facebook.com/aqsha.medika.9,
Website :
http://aqshamedika.com/

Read More

Berita Tentang Flakka dan PCC | Pengguna Narkoba Semakin Memprihatinkan Di Negara Kita

Posted by on Sep 29, 2017 in Flakka dan PCC Narkotika Jenis Baru, Reagensia dan Rapid Test, Tes Narkoba | 0 comments

Berita pengguna narkoba dan zat adiktif semakin memprihatinkan dinegara ini, Indonesia menjadi ladang yang subur dan strategis bagi para sindikat pengedar barang terlarang tersebut. Baru-baru ini tersebar berita seorang anak jalanan yang diberikan pil dari sebuah mobil warna merah yang berhenti di prapatan lampu merah dan setelah anak tersebut meminumnya, anak tersebut mulai berlaku aneh akibat dari pengaruh obat yang diberikan.

Kejadian ini menjadi perhatian masyarakat dan kemudian anak tersebut ditangani, setelah mulai sedikit sadar anak tersebut di interogasi dan ternyata didapat bahwa obat yang dikonsumsi tersebut adalah sejenis obat untuk para penderita jantung dan rematik untuk orang dewasa yang disebut dengan nama PCC.

Obat tersebut menurut informasi yang diketahui hanya untuk dipergunakan bagi penderita sakit jantung dan rematik namun apabila obat tersebut dipergunakan dalam dosis yang melebihi akan berakibat pada efek yang tidak wajar, apalagi dikonsumsi oleh anak-anak dibawah umur dan remaja.

Di saat sekarang ini banyak sekali prilaku orang yang nekad yang mencari sesuatu hal yang berbahaya bagi orang lain untuk mengeruk keuntungan pribadi tanpa berfikir akan akibat yang disebabkan yang akan merugikan orang banyak. Mulai dari minuman oplosan yang banyak merenggut nyawa, sampai pada penyalah gunaan obat-obatan dengan berbagai cara diracik dan diramu untuk menjadi obat-obatan terlarang untuk dijual dan dikonsumsi.

Informasi yang lebih parah lagi adalah adanya narkoba jenis baru yang dinamakan Flakka yang diperkirakan jauh lebih berbahaya dibandingkan narkoba yang ada dan sudah beredar saat ini yang penggunanya berlaku seperti zombie (mayat hidup) juga mulai mengancam keselamatan generasi-generasi bangsa ini apabila sampai masuk ke Indonesia.

Dari pihak Dinas Kesehatan sendiri saat ini sudah mengeluarkan edaran PERMENKES tentang tata cara penyimpanan obat-obatan jenis narkotika dan psikotropika di apotek farmasi Rumah Sakit, Puskesmas dan Klinik untuk menyediakan lemari khusus obat-obatan jenis narkotika dan psikotropika agar Apotek dan Farmasi tidak sembarangan dalam mengeluarkan obat-obatan dan harus dalam pengawasan yang benar agar tidak terjadi penyalahgunaan obat-obatan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang ingin mengeruk keuntungan diatas penderitaan orang lain.

Pengawasan yang ketat dan hukum yang berat tidak membuat para bandar dan pengedar narkoba ini jera, mereka tetap datang sendiri ataupun melalui kurirnya untuk memasarkan barang haram tersebut dan meracuni generasi-generasi bangsa ini dari berbagai kalangan masyarakat yang sebagian besar belum memahami akan dampak bahaya dari mengkonsumsi barang haram tersebut yang dapat mengakibatkan meningkatnya tingkat kejahatan, meningkatnya penyakit menular dan berbahaya serta merusak perekonomian keluarga dan yang paling parahnya adalah berujung pada kematian.

Peran aparatur negara sepertinya masih kurang maksimal dan dukungan masyarakat masih belum bisa membantu mempermudah pemerintah kita untuk melawan kejahatan yang dapat mengakibatkan rusaknya mental-mental bangsa kita.

Hal ini terlihat dari berita-berita dimana kalangan-kalangan yang sering menjadi incaran para penjahat kriminal obat-obatan terlarang tersebut yang banyak didominasi dari kalangan artis, pejabat negara, mahasiswa, sampai pada anak-anak dibawah umur.

Kejahatan narkoba ini sudah tidak pandang bulu, bentuk dari lemahnya persatuan dan kesatuan serta masih lemahnya sistim pertahanan dan keamanan negara kita yang meliputi pengembangan ilmu dan teknologi dalam mengantisipasi berbagai ancaman keamanan negara.

Banyak anak-anak negeri ini yang pintar yang dapat membantu peningkatan nilai-nilai pertahanan negara kita, namun tingkat penghargaan negara kita masih sangatlah kurang dan pemerintah tidak jeli akan potensi-potensi putra-putri bangsa yang sanggup mengembangkan tingkat pertahanan negara ini namun tidak mendapatkan dukungan dan penghargaan yang sesuai, yang pada akhirnya mereka malah banyak yang berprestasi di luar negeri dan bahkan bekerja diluar negeri membantu negara-negara lain untuk mengembangkan tingkat pertahanan negara tersebut ketimbang di negeri sendiri karena merasa tidak dihargai.

Setidaknya untuk menjadi bahan pertimbangan bahwa kekuatan keamanan negara ini tergantung bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi yang bisa didapat dari putra-putri bangsa kita sendiri.

Kerjasama antara pihak BNN, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas KomInfo, Dinas Kesehatan sampai pada Penegak Hukum mulai dari Jaksa, Hakim, Pengacara dan Petugas Lapas adalah sangat dibutuhkan untuk dapat saling berkolaborasi dan bekerjasama agar supaya kejahatan Narkoba dapat diberantas dan generasi bangsa dapat terselamatkan.

Mari kita semua bersatu, dari semua kalangan bahu-membahu melawan kejahatan narkoba “Katakan TIDAK pada NARKOBA“. Selamatkan Generasi-Generasi Bangsa “SAY NO TO DRUGS“. MERDEKA

Artikel : by. M. Fadel Aqsha Ramadhan

Read More

Jual Ruang Kedap Suara untuk Alat Audiometer | Soundproof Chamber for Audiometry

Posted by on Sep 24, 2017 in Alat Uji Pendengaran, Chamber Audiometri Booth | 0 comments

Audiometri adalah pemeriksaan yang bertujuan untuk mengetahui tingkat ambang batas pendengaran seseorang dan jenis gangguannya pada telinga kanan, telinga kiri atau kedua-duanya bila ada agar dapat diketahui penyebabnya dan bagaimana cara mengantisipasi kondisi yang lebih buruk lagi. Pemeriksaan Audiometri dilakukan dengan menggunakan alat audiogram nada murni di dalam ruang kedap suara atau disebut Soundproof Chamber Audiobooth.

Audiometri adalah suatu pemeriksaan untuk menentukan jenis dan derajat ketulian pendengaran seseorang (gangguan pendengaran). Pemeriksaan Medical Check-up Audiometri ini sering dilakukan di pabrik-pabrik, perusahaan umum dan kontraktor pembangunan, bandar udara (bandara), atau lokasi-lokasi dimana tingkat kebisingan/ polusi suaranya cukup tinggi dari mesin-mesin yang perlu dilakukan secara berkala karena merupakan bagian dari Program Mengutamakan Keselamatan Kerja bagi para buruh, tukang maupun karyawan yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan dan Dinas Ketenagakerjaan Nasional.

Dengan pemeriksaan Audiometri ini dapat ditentukan jenis ketulian seseorang, apakah termasuk :

  • Tuli Konduktif

  • Tuli Saraf (Sensorineural)

  • Serta derajat ketulian

Audiometer adalah peralatan elektronik untuk menguji pendengaran.
Audiometer diperlukan untuk mengukur ketajaman pendengaran :
1.  Digunakan untuk mengukur ambang pendengaran
2. Mengindikasikan kehilangan pendengaran
3. Pembacaan dapat dilakukan secara manual atau otomatis
4. Mencatat kemampuan pendengaran setiap telinga pada deret frekuensi yang berbeda
5. Menghasilkan audiogram (grafik ambang pendengaran untuk masing-masing telinga pada suatu rentang frekuensi)
6. Pengujian perlu dilakukan di dalam ruangan kedap bunyi namun di ruang yang heningpun hasilnya memuaskan
7. Berbiaya sedang namun dibutuhkan hanya jika kebisingan merupakan masalah/kejadian yang terus-menerus, atau selain itu dapat menggunakan fasilitas di rumah sakit setempat.

Aqsha Medika Groups adalah perusahaan Penyalur Alat Kesehatan Media dan Furniture Rumah Sakit yang memproduksi sendiri Chamber Audiobooth (Ruang Kedap Suara untuk Alat Uji Pendengaran Telinga) yaitu sebagai berikut :

Soundproof Chamber for Audiometry

(Ruang Kedap Suara untuk Alat Audiometer)

Spesifikasi :

  • Type : AMG-101-CAB

  • Construction : Plywood, Glass, Steel Plate, Egg Foam, Gaspul is a material qualified and selected.

  • Base : made of Plywood Covered Gaspul

  • Finishing : Melamic

  • Door : Made of Plywood and Foam Egg Gaspul

  • Handle : Stainless Steel

  • Max Load : L:90 x W:90 x H:200 cm

  • Volume Space : L:80 x W:90 x H:175 cm

  • Accessories : Jack, Door Locks and handle, lamp, Shelves

  • Input Voltage : 220 Volt, 50/60 Hz

  • System : Wearing Knock Down System

Note : Frame made of plywood, foam absorbers made gaspul and eggs, has 5 control jack, 1 unit of light power button, input & output.

Untuk pemesanan barang, brosur dan harga jual produk Lemari Ruang Kedap Suara untuk Alat Uji Pendengaran Telinga (Soundproof Audiobooth Chamber Audiometry) dari bahan kayu plywood pernis silahkan menghubungi :

Kontak Person : Tn. M. Fadel Aqsha R

Mobile (WhatsApp) :082254825710 – 082253987262

Email : aqshamedika@gmail.com,

Twitter :

https://twitter.com/AqshaMedika

Website :

http://aqshamedika.com/

https://aqshamedika.wordpress.com/

https://aqshamedika.blogspot.com/

 

Read More

Jual Genre Kit BKKBN 2017 | Program Genre (Generasi Berencana) BKKBN

Posted by on Sep 6, 2017 in Genre Kit BKKBN 2017, Produk DAK BKKBN | 0 comments

Paket Produk Genre Kit DAK BKKBN 2017 terdiri dari 3 macam produk pendukung dengan sasaran penyuluhan bagi para remaja, mahasiswa, keluarga dan masyarakat yang terdiri dari peralatan perlengkapan yaitu : Materi-Materi dan Flashdisk Genre, Laptop/ Notebook Genre dan LCD Proyektor Genre. Program Genre (Generasi Berencana) BKKBN adalah program yang dikembangkan oleh BKKBN dengan kelompok sasaran program,  yaitu:

  • Remaja yang berusia 10-24 tahun tapi belum menikah

  • Mahasiswa/mahasiswi yang belum menikah

  • Keluarga

  • Masyarakat yang peduli terhadap kehidupan para remaja

Tujuan dikembangkannya program Genre oleh BKKBN adalah untuk menyiapkan kehidupan berkeluarga bagi para remaja dalam hal:

  • Jenjang pendidikan yang terencana

  • Berkarir dalam pekerjaan yang terencana

  • Menikah dengan penuh perencanaan sesuai dengan siklus kesehatan reproduksi.

Untuk melaksanakan program Genre maka BKKBN melakukan kegiatan berupa :

  • Promosi penundaan usia kawin, sehingga mengutamakan sekolah dan berkarya. Dimana usia pernikahan pertama yang diinginkan dalam program Genre ini minimal adalah 21 tahun, selain itu memberitahu para remaja tentang anatomi sistem reproduksi manusia.

  • Menyediakan informasi tentang kesehatan reproduksi yang seluas-luasnya, dengan cara meningkatkan jumlah PIK R/M melalui berbagai jalur Academic/PT, organisasi keagamaan, dan organisasi Kepemudaan, meningkatkan SDM pengelolah PIK R/M yang berkualitas, adanya komitmen dari stakeholder dan mitra kerja dalam pengelolaan dan pelaksanaan program GENRE .

  • Promosi kesehatan yang merencanakan kehidupan berkeluarga yang sebaik-baiknya.

5 Strategi program Genre:

  • Penataan dan penyerasian kebijakan program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.

  • Peningkatan komitmen dan peran serta stakeholder dan mitra kerja dalam program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.

  • Penggerakan dan pemberdayaan stakeholder , mitra kerja, keluarga dan remaja dalam program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja

  • Peningkatan kuantitas dan kualitas SDM pengelola, PS, KS dan kader program GenRe dalam rangka penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.

SPESIFIKASI GENERASI BERENCANA KIT (GENRE KIT)

I. Materi-Materi/Permainan :

1. ULAR TANGGA GENRE
Spesifikasi :
– Bahan : Plexi 400 gram
– Ukuran : 250 x 250 cm
– Cetak : 4/0 Full Color
– Dadu : Diameter 10 cm, 6 sisi, Bahan Kain Bludru,Bordir Warna
– Pion : 4 buah, Bahan Plastik, Tinggi 20 cm + Cetak logo GenRe
– Kartu Pertanyaan : 6 lembar,Uk. 10 x 15 cm
– Cetak 4/4 Laminating Glossy + Tas Kantong

2. MATERI MONOPOLI GENRE
Spesifikasi :
– Bahan : Plexi 400 gram
– Ukuran : 150 x 150 cm
– Cetak : 4/0 Full Color
– Dadu : Diameter 10 cm, 6 sisi, Bahan Kain Bludru,Bordir Warna
– Pion : 4 buah, Bahan Plastik, Tinggi 20 cm + Cetak logo GenRe
– Buku Pertanyaan : 6 lembar,Uk. 10 x 15 cm
– Cetak 4/4 Laminating Glossy + Tas Kantong

3. MATERI CELEMEK GENRE
Spesifikasi :
– Bahan : Kain Kampas 260 gram
– Ukuran : 48 x 68 cm
– Cetak : 4/0 Full Color digital indoor
– Tali : Tali Rami, Uk. 150 cm
– Kantong : 9 buah
– KartuPertanyaan : 9 buah
– Cetak 4/0 Full Color laminating glossy

4. MATERI CELEMEK ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
Kartu Potongan organ Reproduksi Laki-Laki (7 buah)
Spesifikasi :
– Bahan : Kain Kampas 260 gram
– Ukuran : 48 x 68 cm
– Cetak : 4/0 Full Color digital indoor
– Tali : Tali Rami, Uk. 150 cm
– Kartu potongan organ : 7 buah
– Cetak 4/0 Full Color laminating glossy
Catatan :
digunakan khusus untuk keperluan penyuluhan.

5. MATERI CELEMEK ORGAN REPRODUKSI PEREMPUAN
Kartu Potongan oragan Reproduksi Perempuan (7 buah)
Spesifikasi :
– Bahan : Kain Kampas 260 gram
– Ukuran : 48 x 68 cm
– Cetak : 4/0 Full Color digital indoor
– Tali : Tali Kur, Uk. 150 cm
– Kartupotongan organ : 7 buah
– Cetak 4/0 Full Color laminating glossy
Catatan :
digunakan khusus untuk keperluan penyuluhan.

6. LEMBAR BALIK GENRE
Spesifikasi :
– Bahan : Art Carton 310 gram
– Jumlah Hal : 30 halaman
– Ukuran : 32 x 21 cm
– Cetak : 4/4
– Tatakan : Bod No. 30 dilapis Kain Linen
– Finishing : Spiral Kawat

7. BUKU PANDUAN PENGGUNAAN KIE GENRE KIT
Spesifikasi :
– Bahan : Matt Paper 120 gram
– Ukuran : 21 x 15 cm
– Jumlah Hal : 20 halaman
– Cetak : 4/4 full color
– Cover : Art Carton 230 gram
– Cetak : 4/0 Full Color
– Finishing : Laminating Doop

8. FLASHDISK GENRE

Spesifikasi :
– Dual Drive USB 3.0 dan Micro USB
– Tulisan pada sisi 1 : Dak Sub Bidang KB Tahun …..
– Tulisan Pada sisi 2 : Generasi Berencana
– Kapasitas : Minimal 16 GB
– Materi : Berisi Audio Visual Instruksional Genre
Catatan : Gambar tidak mengikat (SanDisk, Kingston, Toshiba,Vgen, Vandisk, Adata, Cruzer Blade,Nexus)

9. TAS GENRE KIT
Spesifikasi :
– Bahan : Balastik
– Ukuran : 34 x 14 x 48 cm
– Tulisan : Media KIE GenRe KIT, logo kabupaten dan kota, nama SKPD KB, logo BKKBN di Bordir

II. LAPTOP/NOTEBOOK GenRe
– Intel Core i7 Processor
– Processor Onboard Intel ® Core™ i7.
– Memori Standar Minimal 4 GB DDR3
– Video Card Minimal 2 GB
– Ukuran Layar12-14″ HD+ LED
– Teknologi Layar Cine Crystal LED
– Audio Integrated
– Speaker Integrated
– Hard Drive Minimal Type 500 GB Serial ATA
– Optical Drive TypeDVD±RW
– Networking Gigabit Ethernet
– Kecepatan Jaringan10 /100 /1000 Mbps
– Wireless Network Type Integrated
– Wireless Network Protocol IEEE 802.11n
– Wireless Bluetooth Available
– Keyboard Standard Keyboard
– Ragam Input Device Touch Pad
– Card Reader Provided 2 -in-1 card reader ( SD/ MMC)
– Antarmuka / Interface 2x USB 2.0, 1x USB 3.0, HDMI, Audio
– Sistem Operasi Microsoft Windows 8 64 bit
– Baterai Rechargeable Lithium-ion Battery
– Daya Tahan Baterai minimal 2 jam
– Daya / PowerExternal AC Adapter

III. LCD PROYEKTOR GenRe
– Projection System
– Native Resolution : WXGA (1280 x 800)
– Max. Resolution : 1920 x 1080
– Brightness : ANSI minimal 2000 lumens
– Contrast Ratio : 10.000:1

– Aspect Ratio : 16:10 (native), 4:3
– Projection Lens : F = 2
– LED
– Analog RGB/component video (D-Sub)
– INPUT CONNECTIVITY :
1) Audio input
2) S-Video Input
3) USB (type A)
4) USB (type B)
5) Computer Input
6) Audio Input
7) Monitor Input
8) Audio-R Input
9) Video Input
10) RS-232

Untuk pemesanan barang, brosur, harga jual, R.A.B dan surat dukungan Paket Produk Juknis DAK BKKBN 2017 seperti : Kie Kit BKKBN 2017 (KKB plus Family Kit) ~ GenRe Kit BKKBN 2017 ~ Iud Kit BKKBN 2017 ~ Sarana PLKB BKKBN 2017 ~ Lemari Tempat Penyimpanan Alat Obat dan Kontrasepsi KB BKKBN 2017 ~ Implan Removal Kit BKKBN 2017 ~ Obgyn Bed BKKBN 2017  ~ BKB Kit+APE Kit BKKBN 2017 ~ Media Lini Lapangan BKKBN 2017 ~ Lansia Kit BKKBN 2017 ~ PPKBD/ Sub-PPKBD Kit BKKBN 2017 silahkan menghubungi Aqsha Medika Group:
Kontak Person : Tn. M. Fadel Aqsha Ramadhan
Mobile : 082254825710 / 082253087262
Telpon Kantor : 0213912905
Email :
aqshamedika@gmail.com
Twitter

Website :
http://aqshamedika.com/
http://aqshamedika.blogspot.com/
http://aqshamedika.wordpress.com/

Read More

Berita Tentang Lemari Narkotika Psikotropika Apotek dan Farmasi

Posted by on Aug 18, 2017 in Furniture Rumah Sakit, Lemari Narkotik Jenis Baru, Lemari Narkotika Psikotropika PC dan SS | 0 comments

Berita berdasarkan PERMENKES (Peraturan Menteri Kesehatan) Republik Indonesia No. 3 Tahun 2015 Tentang Peredaran, Penyimpanan, Pemusnahan, dan Pelaporan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor Farmasi, menetapkan bahwa untuk Apotek dan Farmasi sebagai penyedia obat-obatan untuk kebutuhan Rumah Sakit, Klinik, Puskesmas , Pelayanan Kesehatan Masyarakat lainnya maupun untuk umum, mewajibkan seluruh Apotik dan Farmasi menyediakan Lemari Khusus Obat Narkotik/ Psikotropik yang memiliki pelindung pengamanan khusus yang hanya bisa dikeluarkan atas seizin Dokter Penanggung Jawab Apotik dan Farmasi atau Assisten Apoteker yang memiliki wewenang khusus yang sering disebut ” LEMARI NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA “.

Lemari Obat Khusus Narkotika dan Psikotropika ini harus terbuat dari bahan yang kuat seperti plat baja atau stainless steel agar tidak mudah dibongkar atau dicuri dengan dilengkapi dengan kunci pengaman yang hanya boleh dipegang oleh orang-orang yang bertanggungjawab atas penggunaan obat-obatan narkotik/ psikotropik tersebut. Dengan alasan supaya tidak adanya penyalahgunaan obat-obatan yang mengandung bahan-bahan narkotika dan psikotropika diluar keperluan pengobatan medis.

Informasi Pengelolaan Narkotika dan Psikotropika di Apotek Farmasi Rumah Sakit

Pengelolaan dan pengendalian Narkotika dan Psikotropika, pemesanan, penerimaan, penyimpanan, pelayanan, pelaporan, dan pemusnahan narkotika dan psikotropika.

1. Pengelolaan Narkotika
Pengelolaan narkotika diatur secara khusus untuk menghindari terjadinya kemungkinan penyalahgunaan obat tersebut. Pelaksanaan pengelolaan narkotika di Apotek meliputi :

A. Pemesanan Narkotika
Pemesanan sediaan narkotika menggunakan Surat Pesanan Narkotik yang ditanda-tangani oleh Apoteker Pengelola Apotek (APA). Pemesanan dilakukan ke PT. Kimia Farma Trade and Distribution (satu satunya PBF narkotika yang legal di indonesia) dengan membuat surat pesanan khusus narkotika rangkap empat. Satu lembar Surat Pesanan Asli dan dua lembar salinan Surat Pesanan diserahkan kepada Pedagang Besar Farmasi yang bersangkutan sedangkan satu lembar salinan Surat Pesanan sebagai arsip di apotek, satu surat pesanan hanya boleh memuat pemesanan satu jenis obat (item) narkotik misal pemesanan pethidin satu surat pesanan dan pemesanan kode*in satu surat pesanan juga, begitu juga untuk item narkotika lainnya.

B. Penerimaan Narkotika
Penerimaan Narkotika dari PBF harus diterima oleh APA atau dilakukan dengan sepengetahuan APA. Apoteker akan menandatangani faktur tersebut setelah sebelumnya dilakukan pencocokan dengan surat pesanan. Pada saat diterima dilakukan pemeriksaan yang meliputi jenis dan jumlah narkotika yang dipesan.

C. Penyimpanan Narkotika
Obat-obat yang termasuk golongan narkotika di Apotek disimpan pada lemari khusus yang terbuat dari kayu (atau bahan lain yang kokoh dan kuat) yang ditempel pada dinding, memiliki 2 kunci yang berbeda, terdiri dari 2 pintu, satu untuk pemakaian sehari hari seperti kode*in, dan satu lagi berisi pet*hidin, mor*fin dan garam garamannya. Lemari tersebut terletak di tempat yang tidak diketahui oleh umum, tetapi dapat diawasi langsung oleh Asisten Apoteker yang bertugas dan penanggung jawab narkotika.

D. Pelayanan Narkotika
Apotek hanya boleh melayani resep narkotika dari resep asli atau salinan resep yang dibuat oleh Apotek itu sendiri yang belum diambil sama sekali atau baru diambil sebagian. Apotek tidak melayani pembelian obat narkotika tanpa resep atau pengulangan resep yang ditulis oleh apotek lain. Resep narkotika yang masuk dipisahkan dari resep lainnya dan diberi garis merah di bawah obat narkotik.

E. Pelaporan Narkotika
Pelaporan penggunaan narkotika dilakukan setiap bulan. Laporan penggunaan obat narkotika di lakukan melalui online SIPNAP (Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika). Asisten apoteker setiap bulannya menginput data penggunaan narkotika dan psikotropika melalui SIPNAP lalu setelah data telah terinput data tersebut di import (paling lama sebelum tanggal 10 pada bulan berikutnya). Laporan meliputi laporan pemakaian narkotika untuk bulan bersangkutan (meliputi nomor urut, nama bahan/sediaan, satuan, persediaan awal bulan), pasword dan username didapatkan setelah melakukan registrasi pada dinkes setempat.
(sipnap.binfar.depkes.go.id)

F. Pemusnahan Narkotika
Prosedur pemusnahan narkotika dilakukan sebagai berikut :

1) APA membuat dan menandatangani surat permohonan pemusnahan narkotika yang berisi jenis dan jumlah narkotika yang rusak atau tidak memenuhi syarat.

2) Surat permohonan yang telah ditandatangani oleh APA dikirimkan ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan akan menetapkan waktu dan tempat pemusnahan.

3) Kemudian dibentuk panitia pemusnahan yang terdiri dari APA, Asisten Apoteker, Petugas Balai POM, dan Kepala Suku Dinas Kesehatan Kabutapten/Kota setempat.

4) Bila pemusnahan narkotika telah dilaksanakan, dibuat Berita Acara Pemusnahan yang berisi :
a) Hari, tanggal, bulan, tahun dan tempat dilakukannya pemusnahan
b) Nama, jenis dan jumlah narkotika yang dimusnahkan
c) Cara pemusnahan
d) Petugas yang melakukan pemusnahan
e) Nama dan tanda tangan Apoteker Pengelola Apotek

Berita acara tersebut dibuat dengan tembusan :
a) Kepala Suku Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
b) Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta.
c) Arsip apotek.

2. Pengelolaan Psikotropika
Selain pengelolaan narkotika, pengelolaan psikotropika juga diatur secara khusus mulai dari pengadaan sampai pemusnahan untuk menghindari terjadinya kemungkinan penyalahgunaan obat tersebut. Pelaksanaan pengelolaan psikotropika di Apotek meliputi:

A. Pemesanan Psikotropika
Pemesanan psikotropika dengan surat pemesanan rangkap 2, diperbolehkan lebih dari 1 item obat dalam satu surat pesanan, boleh memesan ke berbagai PBF.

B. Penerimaan Psikotropika
Penerimaan Psikotropika dari PBF harus diterima oleh APA atau dilakukan dengan sepengetahuan APA. Apoteker akan menandatangani faktur tersebut setelah sebelumnya dilakukan pencocokan dengan surat pesanan. Pada saat diterima dilakukan pemeriksaan yang meliputi jenis dan jumlah Psikotropika yang dipesan.

C. Penyimpanan Psikotropika
Penyimpanan obat psikotropika diletakkan di lemari yang terbuat dari kayu (atau bahan lain yang kokoh dan kuat). Lemari tersebut mempunyai kunci (tidak harus terkunci) yang dipegang oleh Asisten Apoteker sebagai penanggung jawab yang diberi kuasa oleh APA.

D. Pelayanan Psikotropika
Apotek hanya melayani resep psikotropika dari resep asli atau salinan resep yang dibuat sendiri oleh Apotek yang obatnya belum diambil sama sekali atau baru diambil sebagian. Apotek tidak melayani pembelian obat psikotropika tanpa resep atau pengulangan resep yang ditulis oleh apotek lain.

E. Pelaporan Psikotropika
Laporan penggunaan psikotropika dilakukan setiap bulannya melalui SIPNAP (Sistem Pelaporan Narkotika dan Psikotropika). Asisten apoteker setiap bulannya menginput data penggunaan psikotropika melalui SIPNAP lalu setelah data telah terinput data tersebut di import. Laporan meliputi laporan pemakaian narkotika untuk bulan bersangkutan (meliputi nomor urut, nama bahan/sediaan, satuan, persediaan awal bulan). pasword dan username didapatkan setelah melakukan registrasi pada dinkes setempat.
(sipnap.binfar.depkes.go.id)

F. Pemusnahan Psikotropik
Tata cara pemusnahan psikotropika sama dengan tata cara pemusnahan narkotika.

PT. Aqsha Medika Groups adalah perusahaan penyalur alat kesehatan medis dan furniture rumah sakit yang memproduksi dan menjual Lemari Obat Narkotik dan Psikotropik, untuk pemesanan barang, brosur dan daftar harga jual serta spesifikasi lemari obat narkotik psikotropik dan perkursor serta produk-produk furniture rumah sakit lainnya baik untuk kebutuhan swasta maupun pengadaan tender. Adapun katalog produk Lemari Narkotika dan Psikotropika yang kami jual adalah sebagai berikut :

01. Lemari Narkotika Psikotropika Kecil
Type : AMG-001-NKP
Spesifikasi :
– Ukuran 20 x 20 x 40 cm
– 2 pintu dengan 2 kunci pengaman
– 2 pegangan handle gantungan belakang
– Bahan plat baja
– Cat powder coating

02. Lemari Narkotika Psikotropika Kecil
Type : AMG-001-NKS
Spesifikasi :
– Ukuran 20 x 20 x 40 cm
– 2 pintu dengan 2 kunci pengaman
– 2 pegangan handle gantungan belakang
– Bahan stainless steel
– Finishing Poles

03. Lemari Narkotika Psikotropika Sedang
Type : AMG-001-NSP
Spesifikasi :
– Ukuran 40 x 40 x 60 cm
– 2 pintu dengan 2 kunci pengaman
– 2 pegangan handle gantungan belakang
– Bahan plat baja
– Cat powder coating

04. Lemari Narkotika Psikotropika Sedang
Type : AMG-002-NSS
Spesifikasi :
– Ukuran 40 x 40 x 60 cm
– 2 pintu dengan 2 kunci pengaman
– 2 pegangan handle gantungan belakang
– Bahan stainless steel
– Finishing poles

05. Lemari Narkotika Psikotropika Besar
Type : AMG-001-NBP
Spesifikasi :- Ukuran 60 x 80 x 120 cm
– 4 pintu dengan 2 kunci pengaman
– Bahan plat baja
– Cat powder coating

06. Lemari Narkotika Psikotropika Besar
Type : AMG-002-NBS
Spesifikasi :
– Ukuran 60 x 80 x 120 cm
– 4 pintu dengan 2 kunci pengaman
– Bahan stainless steel
– Finishing poles

Keterangan :
Untuk ukuran, bahan dan bentuk juga dapat kami sesuaikan dengan permintaan Anda/ Customize.

Untuk Pemesanan, Berita atau Informasi Daftar Harga Jual, Brosur dan Gambar berikut Spesifikasi ukuran produk-produk Lemari Narkotika dan Psikotropika terbaru murah dan terjangkau dapat menghubungi :

Nama: Tn. Fadel Aqsha [Pemasaran]
Nomer HP (WhatsApp) : 082254825710 / 082253087262
E-mail:
aqshamedika@gmail.com

Situs Web:
http://www.aqshamedika.com/
https://www.aqshamedika.wordpress.com/

https://aqshamedika.blogspot.com/
Jakarta – Indonesia
Twitter :

https://witter.com/AqshaMedika

 

Read More

Tempat Tidur Pasien Elektrik | Plus Baki untuk Makan dan Minum Pasien

Posted by on Aug 17, 2017 in Ranjang Pasien, Ranjang Pasien Elektrik Terbaru | 0 comments

Aqsha Medika Group adalah Importir, Produsen sekaligus Distributor yang menjual Ranjang Pasien Elektrik, Ranjang Rumah Sakit Elektrik, Tempat Tidur Pasien Elektrik, Tempat Tidur Rumah Sakit Elektrik, Hospital Bed Electric, Bed Pasien Elektrik, Bed Rumah Sakit Elektrik yang dilengkapi dengan Baki Makan Minum Pasien, Matras Tempat Tidur, Tiang Infus dan Gantungan Kantong Urine Pasien cocok untuk ruang rawat inap Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik dan Homecare.

Adapun spesifikasi Ranjang Pasien Elektrik Plus Baki Makan Minum Pasien adalah sebagai berikut :

– Model : AMG-102EBA

– Penggerak Motor : Remote Kontrol dan Elektrik Hidrolik merek MOTECK

– 3 (tiga) Fungsi Penggerak : Fungsi naik-turun pada bagian kepala, kaki dan tinggi-rendah tempat tidur pasien.

– Pelindung Kepala dan Kaki : ABSORB PLASTIC

– Pelindung Samping : Siderail Alumunium

– Roda Penggerak : 4 buah dengan 4 pengunci roda

– Berat Bersih : 107 kg,

– Berat kotor : 114 kg,

– Dimensi : 228 X 100 X 38 cm

– Aksesoris :

  > 1 buah Tiang infus dengan 4 lubang posisi

  > Gantungan kantong urine/ urine bag pasien

  > Baki makan pasien yang dapat diletakkan diatas siderail alumunium

Cara pemasangan sangat mudah dan gampang :

1. Buka packing kemasan kardus Ranjang Pasien Elektrik.

2. Putuskan setiap tali plastik klem yang memiliki lidah yang terdapat pada plastik ABS pelindung kepala dan kaki, tiang infus, kabel remote kontrol. (Perhatian : Jangan putuskan tali plastik klem yang sudah terputus lidahnya).

2. Ambil plastik kemasan yang terdiri dari 1 buah kunci L dan 10 buah baut L.

3. Pasang baut roda penggerak kemasing-masing roda dengan 2 buah baut dan putar baut dengan menggunakan kunci L sampai kencang.

4. Pasangkan plastik ABS pelindung kepala dan kaki dengan membuka kancing plastik kemudian masukkan plastik ABS pelindung kepala dan pelindung kaki.

5. Pasangkan tiang infus pada lubang yang terdiri dari 4 posisi sesuai keinginan.

6. Letakkan matras diatas tempat tidur pasien.

7. Letakkan baki makan pasien diatas siderail alumunium.

8. Colok kabel listrik penggerak ranjang pasien elektrik.

9. Ranjang pasien elektrik anda sudah dapat digunakan !

Demikianlah spesifikasi dan cara pemasangan produk ranjang pasien elektrik merek Aqsha Medika, untuk cari info pemesanan barang, brosur dan harga jual silahkan menghubungi :

Kontak Person : Tn. M.Fadel Aqsha R,

Mobile (WhatsApp) : 082254825710 / 082253087262,

Email: aqshamedika@gmail.com,

Twitter : https://twitter.com/AqshaMedika,

Website : www.aqshamedika.com

Read More
The Hand-Bon